Permenkes 2306/MENKES/PER/XI/2011 mewajibkan RS tipe C memiliki minimal 2 unit genset, masing-masing berkapasitas minimal 40% dari total daya terpasang, dilengkapi sistem AMF dan ATS. Untuk RS tipe C dengan daya terpasang 1.000-1.500 kVA, ini berarti 2 unit genset masing-masing 400-600 kVA. HARGEN menyediakan Perkins dan Cummins dalam kapasitas ini.
Definisi RS Tipe C dan Implikasinya untuk Kelistrikan Cadangan
Berdasarkan Permenkes 56 Tahun 2014 tentang Klasifikasi dan Perizinan Rumah Sakit, RS Tipe C memiliki kapasitas 100-199 tempat tidur dengan minimal 4 spesialisasi dasar: bedah umum, penyakit dalam, anak, dan kebidanan/kandungan. RS Tipe C dapat memiliki spesialisasi penunjang tambahan.
Fasilitas khas RS Tipe C yang paling relevan untuk kelistrikan cadangan:
- IGD 24 jam dengan area resusitasi
- Kamar operasi 2-4 ruang
- ICU dan/atau NICU (skala terbatas)
- Laboratorium klinik dan radiologi (X-Ray, mungkin CT Scan)
- Farmasi 24 jam dan sterilisasi (CSSD)
Kombinasi fasilitas ini membuat RS Tipe C memiliki beban listrik yang jauh lebih kompleks dari klinik atau RS Tipe D. Ada peralatan yang tidak boleh padam bahkan 1 detik pun (ventilator, monitor ICU, lampu OK), dan ada peralatan yang tidak boleh terganggu fluktuasi tegangan (peralatan diagnostik). Ini yang membuat sistem kelistrikan cadangan RS Tipe C harus memenuhi standar teknis yang ketat.
Regulasi yang Berlaku untuk Kelistrikan RS Tipe C
Permenkes 2306/MENKES/PER/XI/2011 tentang Persyaratan Teknis Prasarana Instalasi Elektrikal RS adalah regulasi utama yang harus dipenuhi. Poin-poin kunci yang berlaku untuk RS Tipe C:
- Jumlah unit: Minimal 2 unit genset wajib tersedia
- Kapasitas per unit: Masing-masing unit minimal 40% dari total daya terpasang RS. Artinya jika total daya terpasang RS adalah 1.000 kVA, maka setiap unit genset minimal 400 kVA. Dengan 2 unit, total coverage adalah 80% dari daya terpasang, memberikan redundancy jika salah satu unit bermasalah.
- Sistem otomatis: Wajib dilengkapi AMF (Automatic Main Failure) dan ATS (Automatic Transfer Switch)
- Transfer time: Maksimal 15 detik untuk beban listrik kritis
Persyaratan khusus RS Tipe C yang sering terlewat:
- Transformator isolator kelompok 2E: Wajib dipasang minimal 5 kVA untuk setiap kelompok stop kontak yang menyuplai peralatan life support (ventilator, monitor ICU, meja operasi bermotor). Perangkat ini mengisolasi sirkuit listrik dari sistem grounding utama gedung untuk melindungi pasien dari arus bocor.
- Sistem monitoring IT: Dipasang paralel dengan transformator isolator untuk mendeteksi gangguan insulasi secara real-time.
- Grounding terpisah: Panel distribusi gedung dan panel alat medis harus memiliki sistem grounding yang terpisah dan tidak terhubung.
Selain Permenkes 2306, instalasi harus memenuhi SNI 0225:2011 (PUIL 2011) sebagai standar instalasi listrik nasional yang berlaku. Spesifikasi genset juga perlu didokumentasikan di ASPAK (Aplikasi Sarana Prasarana dan Alat Kesehatan) sebagai bagian dari kelengkapan pelaporan sarana RS ke Kemenkes.
Formula Menghitung Kapasitas Genset RS Tipe C
Gunakan empat langkah berikut untuk menentukan kapasitas genset yang memenuhi Permenkes:
Langkah 1: Inventarisasi semua beban listrik RS
Daftarkan seluruh beban: peralatan medis, HVAC, penerangan, lift, sterilisasi (CSSD), dapur, laundry.
Langkah 2: Hitung total daya dan konversi ke kVA
Total kVA = Total kW beban / Faktor Daya (cos phi 0,8)
Langkah 3: Terapkan formula Permenkes per unit
Kapasitas minimum per unit = 40% x Total kVA terpasang
Langkah 4: Tambahkan safety factor 25%
Kapasitas rekomendasi = (40% x Total kVA) x 1,25 → pilih unit tersedia di atas nilai ini
Simulasi RS Tipe C dengan 100 tempat tidur:
| Beban Listrik | Estimasi Daya |
| IGD 24 jam + area resusitasi | 50 kW |
| Kamar operasi (3 ruang x 15 kW) | 45 kW |
| ICU/NICU (10 bed x 5 kW) | 50 kW |
| Ruang rawat inap (100 bed x 3 kW) | 300 kW |
| Laboratorium + radiologi | 80 kW |
| HVAC/AC sentral | 180 kW |
| Penerangan + instalasi lain | 80 kW |
| Lift pasien (2 unit) | 20 kW |
| Total daya nyata | ~805 kW |
Perhitungan:
- Total kVA = 805 kW / 0,8 = 1.006 kVA total daya terpasang
- Minimum per unit = 40% x 1.006 = 402 kVA
- Dengan safety factor 25% = 402 x 1,25 = 503 kVA
- Rekomendasi: 2 unit genset masing-masing 500 kVA atau 650 kVA
Angka ini adalah minimum yang wajib dipenuhi regulasi. Jika RS berencana menambah ruang operasi atau unit imaging baru (CT Scan, MRI) dalam 5 tahun ke depan, pertimbangkan untuk menambah kapasitas sejak awal.
Beban Kritis vs Non-Kritis: Mengapa Genset Saja Tidak Cukup
Tidak semua beban listrik RS memiliki prioritas yang sama. Pemahaman ini penting untuk menentukan konfigurasi sistem yang tepat:
Beban kritis esensial (Kelompok 1): Kamar operasi, ICU/NICU, IGD resusitasi, pompa oksigen
Peralatan di kelompok ini tidak boleh padam bahkan 0,5 detik. Transfer AMF/ATS membutuhkan 3-15 detik. Celah inilah yang harus ditutup oleh UPS (Uninterruptible Power Supply). UPS memberikan daya instan saat PLN padam, menjembatani jeda hingga genset siap dan ATS selesai transfer.
Beban kritis non-esensial (Kelompok 2): Ruang rawat inap, penerangan umum, lift pasien, farmasi
Kelompok ini boleh mati selama maksimal 15 detik saat PLN padam. Transfer AMF/ATS sudah cukup tanpa UPS.
Beban non-kritis: HVAC, laundry, dapur, parkir
Tidak memerlukan penanganan khusus. Bisa di-load shedding saat genset baru aktif untuk mengurangi beban awal.
Genset menyediakan daya cadangan jangka panjang setelah PLN padam. UPS menjembatani jeda 3-15 detik saat genset belum siap. Keduanya tidak saling menggantikan dan harus hadir bersama untuk RS Tipe C yang lengkap.
Konfigurasi Sistem yang Direkomendasikan untuk RS Tipe C
Berdasarkan kalkulasi di atas dan persyaratan Permenkes, konfigurasi minimum untuk RS Tipe C 100-150 tempat tidur:
- 2 unit genset silent type 500-650 kVA (engine Perkins atau Cummins)
- Panel AMF/ATS HARGEN: transfer otomatis < 15 detik saat PLN padam
- UPS 20-50 kVA untuk beban Kelompok 1 (OK + ICU): kapasitas disesuaikan dengan total beban life support
- Transformator isolator 5 kVA per kelompok stop kontak life support (OK, ICU, NICU)
- Sistem grounding terpisah: panel distribusi gedung vs panel alat medis
- Ruang genset kedap suara: rockwool/glasswool wajib (lingkungan RS sensitif terhadap kebisingan)
Silent type dipilih karena open type menghasilkan 90-100 dB yang tidak tolerabel di lingkungan RS. Silent type dengan kanopi berkualitas menekan kebisingan ke 65-75 dB.
Ilustrasi Penentuan Kapasitas Genset RS Tipe C
Skenario berikut adalah ilustrasi hipotetis berdasarkan Permenkes 2306/MENKES/PER/XI/2011 dan parameter teknis yang berlaku. Langkah kalkulasi mencerminkan praktik perencanaan MEP nyata. Profil RS bersifat fiktif dan tidak merepresentasikan RS manapun.
Konteks: Kepala Instalasi Teknik sebuah RS Swasta Tipe C yang baru mendapatkan akreditasi di Kota Palembang, Sumatera Selatan. RS memiliki 120 tempat tidur, 3 kamar operasi, ICU 8 bed, dan laboratorium lengkap. Tim teknis perlu menentukan spesifikasi genset yang memenuhi Permenkes 2306 untuk dilaporkan di ASPAK.
Kalkulasi beban:
| Beban | Daya |
| IGD + resusitasi | 50 kW |
| Kamar operasi (3 x 15 kW) | 45 kW |
| ICU (8 bed x 5 kW) | 40 kW |
| Ruang rawat (120 bed x 3 kW) | 360 kW |
| Lab + Radiologi | 80 kW |
| HVAC | 180 kW |
| Penerangan + utilitas | 80 kW |
| Lift pasien (2 unit) | 20 kW |
| Total | 855 kW |
Kalkulasi kapasitas:
- Total kVA = 855 / 0,8 = 1.069 kVA
- Minimum per unit (40%) = 428 kVA
- Dengan safety factor 25% = 535 kVA per unit
- Pilihan: 2 unit Perkins 500 kVA silent type (pilih unit terdekat di atas minimum) atau 2 unit Cummins 650 kVA
Persyaratan tambahan yang dicantumkan di ASPAK:
- 2 unit genset silent type 500 kVA + panel AMF/ATS
- UPS 30 kVA untuk OK dan ICU
- Transformator isolator 5 kVA: 3 unit (1 per kamar operasi) + 1 unit untuk ICU
- Sistem monitoring IT kelompok 2E terpasang
Catatan: Selisih antara minimum regulasi (428 kVA) dan pilihan unit (500 kVA) memberikan headroom sekitar 17% di atas kewajiban minimal. Ini penting untuk mengakomodasi lonjakan beban saat peralatan bermotor besar (lift operasi, pompa CSSD) dinyalakan bersamaan.
FAQ Genset Rumah Sakit Tipe C
Apakah RS Tipe C wajib memiliki 2 unit genset atau cukup 1?
Wajib 2 unit. Permenkes 2306/MENKES/PER/XI/2011 menetapkan bahwa setiap rumah sakit, termasuk RS Tipe C, harus menyediakan minimal 2 unit genset. Tujuannya adalah redundancy: jika satu unit bermasalah atau sedang dalam perawatan, unit kedua masih mampu menanggung beban kritis RS. Satu unit tunggal tidak memenuhi standar regulasi, apapun kapasitasnya.
Bagaimana cara menghitung kapasitas genset yang diperlukan RS Tipe C?
Jumlahkan total daya semua beban listrik RS dalam kW. Bagi dengan faktor daya 0,8 untuk mendapatkan total kVA terpasang. Kapasitas minimum per unit genset adalah 40% dari total kVA tersebut. Tambahkan safety factor 25% untuk mendapatkan kapasitas yang direkomendasikan. Untuk RS Tipe C 100-120 tempat tidur, kapasitas yang umum dibutuhkan adalah 2 x 400-600 kVA.
Apa itu transformator isolator kelompok 2E dan apakah wajib untuk RS Tipe C?
Ya, wajib berdasarkan Permenkes 2306. Transformator isolator kelompok 2E adalah perangkat yang mengisolasi sirkuit listrik untuk peralatan life support dari sistem grounding utama gedung. Dipasang minimal 5 kVA untuk setiap kelompok stop kontak yang menyuplai peralatan medis kritis seperti ventilator dan monitor ICU. Tujuannya melindungi pasien dari arus bocor yang berbahaya.
Apakah genset saja cukup untuk RS Tipe C, atau perlu UPS juga?
Keduanya diperlukan untuk fungsi berbeda. Genset menyediakan daya cadangan jangka panjang setelah PLN padam. UPS menjembatani jeda saat PLN padam hingga genset siap (3-15 detik). Untuk peralatan medis kritis seperti ventilator dan monitor ICU yang tidak boleh mati bahkan 1 detik pun, UPS wajib dipasang paralel dengan sistem genset.
Berapa lama genset RS Tipe C harus mampu beroperasi tanpa pengisian bahan bakar?
Tidak ada batas waktu minimum yang disebutkan secara eksplisit dalam Permenkes 2306, namun standar KARS untuk akreditasi menyarankan minimal 72 jam kemandirian operasional. Ini berarti kapasitas day tank dan main storage tank bahan bakar harus dihitung agar mampu menyuplai kebutuhan RS selama minimal 3 hari jika pasokan BBM dari luar terganggu.
Jenis genset apa yang direkomendasikan untuk RS Tipe C?
Silent type wajib untuk RS. Genset open type menghasilkan 90-100 dB yang sangat mengganggu pasien dan tenaga medis. Silent type menekan kebisingan ke 65-75 dB. Untuk RS Tipe C, pilih genset diesel dengan engine Perkins atau Cummins, kapasitas 400-650 kVA per unit, dilengkapi AMF/ATS dan fitur auto-start. HARGEN menyediakan unit silent type dengan garansi 2 tahun / 2.000 jam kerja.
Untuk konsultasi spesifikasi genset RS Tipe C sesuai Permenkes 2306 dan kebutuhan ASPAK:
- WhatsApp: 0811-816-1683
- Telepon: (021) 591 7922
- Email: [email protected]
